1. Paparkan cerita
Sekitar 90 persen kebangkrutan terjadi karena sakit, perceraian atau
kehilangan pekerjaan. Ketika bangkrut, pihak bank atau konsultan
keuangan yang akan memberikan pinjaman tentu ingin mengetahui alasan
pengajuan kebangkrutan Anda. Ceritakan dengan jelas dan ringkas alasan
Anda, tunjukkan Anda seorang yang bertanggung jawab dan siap mengambil
langkah untuk bangkit kembali.
2. Review skor kredit
Setelah pengajuan, Anda harus memiliki skor kredit yang baik. Ambil
kredit saat ini dan simpan di suatu tempat.
3. Review laporan kredit
Anda bisa membersihkan item yang bisa dihapus atau direvisi pada laporan
kredit secara hukum. Kemudian koreksi informasi pribadi untuk
menunjukkan potensi pemberi pinjaman masa depan setelah Anda mengalami
kebangkrutan serius.
4. Bekerjasama dengan kreditur
Langkah penting untuk pemulihan adalah tidak adanya sejarah negatif pada
laporan kredit. Sebagai contoh, Anda mungkin telah menyerahkan mobil
sebagai kompensasi kebangkrutan. Anda harus memastikan bahwa kreditur
tidak menunjukkan keterlambatan pembayaran terus-menerus setelah
kendaraan diserahkan.
5. Ketahui utang yang dapat dihapus
Setiap utang pada laporan kredit Anda dapat dihapus pada akhirnya. Anda
perlu tahu kapan waktunya. Setiap jenis rekening memiliki panjang waktu
yang berada di laporan kredit. Misalnya, kartu kredit atau rekening
pinjaman pribadi akan tetap pada laporan Anda selama tujuh tahun dari
tanggal pembayaran terakhir atau penggunaan terakhir dari akun tersebut.



0 komentar:
Posting Komentar